Mengubah sikap dalam
pekerjaan
Pekerjaan bisa menjadi sesuatu yang monoton dan membosankan,
jika Anda tidak memiliki yang namanya passion atau gairah. Bekerja seharusnya
tidak hanya tentang menerima gaji, karena pekerjaan yang tidak memuaskan dapat
menyebabkan kegelisahan, depresi dan masalah fisik. Menemukan gairah dalam
pekerjaan atau karir tentu bukan hal yang mustahil.
Membangun semangat bekerja berasal dari cara kita mengubah
sikap tentang pekerjaan, mengambil langkah untuk menjadi lebih terlibat dalam
karir dan berinteraksi dengan rekan kerja secara positif. Ingin lebih mencintai
pekerjaan Anda? Dan menemukan passion dalam bidang yang sedang Anda tekuni? Yuk
ikuti tips dari Livestrong!
Step 1
Mengajari orang lain
Menyisihkan waktu untuk mengajari karyawan lain bagaimana
cara melakukan tugas-tugasnya di tempat kerja akan membantu membuat pekerjaan
Anda lebih bermanfaat. Menghabiskan waktu dengan karyawan baru atau magang
dapat memberi Anda sedikit gambaran tentang bagaimana pekerjaan Anda.
Tawarkan dukungan Anda untuk mereka yang sedang Anda ajari.
Katakan kepada mereka bahwa Anda dengan senang hati akan terus menjawab
pertanyaan apapun yang mereka miliki. Hindari menggunakan nada merendahkan
ketika sedang mengajari mereka. Tetapi ingat, jangan memaksa untuk menawarkan
bantuan pada orang-orang yang mengatakan bahwa mereka tidak membutuhkannya.
Step 2 Berbagi
gagasan dan solusi
Anda dapat berbagi gagasan dan solusi tentang perusahaan
dengan supervisor Anda. Ini akan membantu Anda untuk lebih memahami perusahaan.
Ketika Anda memikirkan sesuatu, segera tulis ide itu. Jangan batasi diri Anda
untuk mengembangkan solusi atau ide-ide yang hanya dalam batasan pekerjaan
Anda. Pikirkan solusi untuk hal-hal lain yang mungkin tidak secara langsung
berhubungan dengan perusahaan.
Step 3 Rileks
Pergilah istirahat dan ambil waktu makan siang sejenak.
Jangan pernah lewatkan momen penting itu sebab jika tidak, Anda mungkin tidak
punya waktu untuk melepas penat dan kembali segar saat bekerja. Saat istirahat,
Anda bisa melakukan sesuatu yang tidak terkait dengan pekerjaan, seperti
membaca buku, bersosialisasi dengan rekan kerja, menelepon teman atau anggota
keluarga, chatting atau bekerja video game.
Step 4 Liburan
Gunakan waktu liburan Anda untuk meningkatkan gairah pada
pekerjaan atau karir. Menyisihkan waktu untuk sejenak lepas dari pekerjaan akan
membantu Anda mengisi ulang energi dan memperbarui pikiran Anda. Ambillah cuti
dan rencanakan liburan Anda secara matang. Jangan pernah membatalkan rencana
liburan yang telah dijadwalkan karena Anda memiliki terlalu banyak pekerjaan
untuk diselesaikan. Yang terpenting adalah hindari bekerja saat liburan.
Semua orang tentu pernah merasakan kebosanan pada pekerjaan
mereka. Tak bergairah dan sering merasa malas ketika mengerjakan tugas. Namun,
selalu ada cara untuk meningkatkan kembali mood dan semangat Anda. Selamat
mencoba tips di atas!
1.
Definisi
Nilai pekerjaan adalah bahwa nilai dari apa yang kita kerjakan sebenarnya
sangat bergantung kepada cara berpikir kita terhadap pekerjaan itu. Sekecil
apapun pekerjaan yang kita lakukan, jika kita memahami bahwa pekerjaan itu
adalah bagian dari sebuah perencanaan besar, atau bahwa pekerjaan itu adalah
proses menuju terwujudnya sesuatu yang besar, maka tidak akan ada lagi perasaan
kecil dalam hati kita ketika mengerjakan pekerjaan itu.
1.1 Apa yang dicari dalam pekerjaan
Yang dicari dalam pekerjaan adalah dimana bagian dari sebuah perencanaan besar
atau bahwa pekerjaan itu menuju proses terwujudnya suatu yang besar.
Kalian mungkin berkata bahwa apa yang orang cari pada pekerjaan itu semuanya
tergantung pada kemauan orang itu sendiri dan ada beberapa fakta mengenai ini.
Tapi Daniel Yankelovich menemukan sebuah consensus yang berharga dari jawaban
atas pertanyaan yang menyilang terhadap para pekerja termasuk kerah-bur dan
kerah-putih dan para professional. Dua frekuensi tertinggi memberikan respon “
kerja itu menarik” dan memiliki “ rekan kerja yang ramah tamah” dengan
masing-masing responden memberikan 70% pendapat dari pada pekerja. Di ikuti
dengan 2 tambahan jawaban dalam melakukan pekerjaan yang berarti disebut
sebagai “kesempatan untuk menggunakan pikiran anda” dan “ hasil kerja yang anda
bisa lihat”- memberikan 65-62% dari masing-masing pendapat para pekerja.
Sementara upah yang bagus berada di urutan ke-5 dari peringkat “ yang diberikan
oleh 62% pekerja). Pekerja berkerah-biru member banyak tekanan pada uang. Dan
para professional member sedikit tekanan pada uang, dengan pekerja
berkerah-putih berada diantara keduanya.
Hasil yang serupa ditemukan pada survey mahasiswa baru, pada kelas 8 ketika
ditanya tingkat apa yang paling penting dalam kepuasan bekerja, 5 kriteria
teratas secara menurun menajadi kegiatan yang menarik untuk dilakukan.
Menggunakan keahlian dan kemampuan. Berpeluang bagus dalam periklanan, masa
depan yang terjamin, dan hasil yang nyata. Upah yang baik menempati urutan
ke-8. Oenyda yang tidak kuliah memberikan respon yang serupa kecual mereka
lebih memntingkan upah yang baik menempati posisi 8 (Bachman,Johnson,1979)
Responden pada survey psikologi hari ini termasuk kebanyakan dewasa alwal dan
pekerja berpendidikan membuat perbedaan yang tajam antara apa yang merka suka
tentang pekerjaan mereka dan apa pemikiran yang paling penting mengenai
pekerjaan secara umum. seperti yang di ditunjukkan pada table 9.1. Aspek yang
paling memuaskan dalam bekerja seperti keramah tamahan sesame rekan kerja. Kesempatan
untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan pekerjaan, dan kehormatan yang
diterima oleh rekan sepekerjaan. Di lain pihak, aspek yang paling penting dalam
melakukan pekerjaan adalah berkaitan dengan pertumbuhan pribadi atau
aktualisasi diri. Termasuk kesempatan untuk melakukan sesuatu yang membuat diri
sendiri senang melakukannya. Sesuatu yang berharga dan mempelajari hal yang
baru. Aktualisasi ini lebih pentung daripada uang. Ketika responden tertekan
pada kabar apapun mereka akan menerima pekerjaan berupah lebih tinggi yang mana
kurang menarik. Hampir 2/3 responden mengatakan tidak rela. Di lain pihak,
hampir setengah (46%) dari responden tidak akan menerima pekerjaan yang lebih
menarik jika upahnya kurang dari pekerjaan yang mereka miliki saat ini.
Bagaimanapun, hampir kebanyakan responden (41%) ihklas untuk melakukan
pertukaran, mereka yang setidaknya ikhlas untuk memtong upahnya adalah wanita
yang sudah bercerai (55%), pria yang sudah menikah (49%), Janda (47%) dan
perempuan yang hidup dengan seseorang (47%) (Renvick, Lawler,1976)
1.2 Fungsi psikologi dalam pekerjaan
Fungsi psikologinya yaitu : Meskipun apa kata orang tentang memiliki pekeraan
untuk hidup. Itu mungkin jelas sekarang bahwa setiap orang bekerja keras untuk
uangnya sendiri. Survei membuktikan kebanyakan orang akan melanjutkan
pekerjaanya bahkan jika mereka memiliki cukup uang untuk hidup nyaman seumur
hidupnya (Renwick&Lawler,1978). Kenyataanya adalah bekerja itu meenuhi
kebutuhan psikologis dan social yang penting. Rasa pemenuhan pribadi, orang
membutuhkan perasaan kalau mereka tumbuh, mempelajarai keahlian baru, dan
mencapai sesuatu yang berharga ketika perasaan ini kurang, mereka mungkin
pindah ke pekerjaan yang menjanjikan pencapaian yang lebih atau hasil yang
jelas. Contohnya, seorang individu yang pekerjaanya terarah mungkin
meninggalkan meja untuk bekerja menjual barang atau konstruksi. Bahkan orang
yang sudah mendapatkan banyak uang tidak akan mau mengurangi waktu dan energy
yang di habiskan oleh pekerjaan mereka.kemampuan karena kebutuhan akan
penghargaan dan penguasaan (Morgan,1972)
2. fase-fase identitas pekerjaan
Fase-fase dalam pekejaan
adalah Orang denderung mengidentifikasi dengan apa yang mereka lakukan.
Bagaimana seiring kalian mendengar seseorang memperkenalakan dirinya dengan
berkata “saya bekerja untuk IBM” atau “ saya seorang suster”. Studs Tarket
(1972) menemukan bahwa pekerjaan mereka membosankan,pekerjaan mekanis yang
sering membuat mereka merasa menjadi “mekanik”, atau “robot”. Dilain pihak,
mereka tertarik pada tantangan dan pemenuhan pekerjaan pada seni atau profesi
yang menunjukan tujuan hidup mereka, biasanya sebagai hasil dari pekerjaan yang
mereka lakukan.
3. menjelaskan hubungan antara karakteristik pribadi dan karakteristik
pekerjaan dalam memilih pekerjaan yg cocok
3.1 Karakteristik pribadi
Sebuah awal yang bagus adalah memilih ketertarikan apa yang kamu punya pada
diri sendiri dan kemampuan. Kalian adalah sebuah gabungan unik dari sifat
pribadi,ketertarikan,keahlian dan harga. Semakin baik yang kalian dapat ketahui
mengenai diri kalian sendiri maka lebih bijaksana dalam mengambil keputusan.
Apa yang paling membuat anda tertarik. data atau sesuatu? pelajaran apa yang
paling anda sukai di sekolah? Kegiatan Ekstrakurikuler apa yang anda sukai?
Bagaimana dengan kerja paruh waktu? Coba temukan mengenai apa pekerjaan
tersebut yang membuat mereka tertarik kepada anda. Apakah itu kegiatanya
sendiri? Atau orang-orang didalamnya?
Bagaimana dengan kemampuan anda? Apa pekerjaan terbaik yang anda bisa
lakukan?yang paling anda kuasai? tidak peduli berapa banyak kemampuan yang anda
miliki. Penting untuk menyadari bahwa masing-masing dari kita berkualitas untuk
banyak kedudukan yang berbeda.tidak hanya satu. Seperti olahraga athletic
termasuk terbatas untuk sejumlah orang yang memiliki otot dan keahlian. Jadi
kebanyakan pekerjaan memerlukan hanya beberapa keahlian spesifik atau
karakteristik. Rahasianya terletak pada menemukan jenis pekerjaan yang
memerlukan kekuatan tertentu yang anda miliki.
Untuk memperluas kedua ketertarikan dan bakat kalian akan berubah dengan
pengalaman dan waktu. Penelitian sudah menunjukkan kategori ketertarikan yang
luas, seperti pada bidang obat-obatan. teknik atau bisnis, tetap stabil dari
para remaja.(Campbell,1971). Jika kalian menyukai sesuatu pada saat anda
belasan dan awal 20, kesempatan yang sama akan kalian sukai pada tahun-tahun
selanjutnya.
Mungkin kalian pernah mendengar seseorang mengambil sebuah tes psikologi untuk
membantu pemilihan karir. Sebenarnya, kebanyakan dari persediaan ketertarikan
anda daripada sebuah test biasa. Saat ini, satu dari kebanyakan menggunakan
instrument tes adalah Strong-Campbell Interest Inventory (SCII) yang mana
menggabungkan banyak item dari versi awalnya Strong Inventory for males and
females dengan menghilangkan item yang berdasarkan jenis kelamin. hasilnya,
yang mana biasanya dibagi secara terbuka dengan individu, menunjukan bagaimana
ketertarikan seorang individu dibandingkan dengan orang-orang lain yang
memiliki kedudukan yang berbeda.
Apakah tes ketertarikan tersebut membantu anda membuat keputusan yang tepat
pada pemilihan kerja? Semua tergantung dari bagaimana kita menggunakanya. Jika
kalian mengandalkan hasil tersebut sebagai sebuah pengganti untuk membuat
keputusan pribadi, maka jawabanya akan negative. Tapi jika kalian menggunakan
hasil tersebut sebagai sebuah sumber untuk mengklarifikasi ketertarikan kalian
dalam rangka untuk membuat sebuah keputusan,maka jawabanya pasti positif.
Seperti halnya instrument yang menunjukan reliabilitas yang besar dalam
memprediksi apa seorang individu akan bersikeras atau keluar dari bidang
pekerjaan tersebut. Mereka tidak bisa memprediksi kesuksesan pada bidang yang
diberikan karena kebanyak faktor subjektif terlibat didalamnya. Tapi sudah
itemukan bahwa apa yang membuat berhasil biasanya mendemonstrasikan lebih
tinggi daripada rata-rata skor ketertarikan, sementara siapa yang akan keluar
nanti biasanya lebih rendah daripada rata-rata skor (Shertzer,1981)
3.2
karakteristik pekerjaan
Sekali anda memulai menjelajahi ketertarikan anda sendiri,kemampuan,dan nilai,
kalian siap untuk mencari pekerjaan yang cocok dengan karakteristik pribadi
anda. Dengan lebih dari 20.000 pekerjaan yang berbeda untuk dipilih,ini
bukanlah tugas mudah. Untungnyam ada sumber buku untuk membati pencarian
tersebut. Seperti yang banyak digunakan Dictionary of Occupational (DOT) dan
Occupational Outlook Hand-book. Kedua buku direvisi secara teratur oleh
pemerintah percetakan. Sebagai tambahan, berbagai macam pekerjaan sudah teratur
pada dasar keluarga ataukelompok dari pekerjaan yang terkait. Masing-masing
kelompok menunjukan tokoh 9-1 berisi ratusan pekerjaan yang terdekat.
Contohnya, bidang kesehatan termasuk sejumlah besar pekerja
kesehatan-dokter,perawat,apoteker, dokter gigi,kebersihan gigi,hanya untuk
beberapa nama. Ini sering membantu memilih 2 dari 3 pekerjaan kelompok yang
kalian paling tertarikm dan mulai menelusuri beberapa pekerjaan spesifik pada
kelompoknya.
Sebuah perangkat yang membantu untuk menemukan pekerjaan yang paling cocok untuk
kamu adalah John Holland’s Self Directied Search For Vocational Planning. Yang
mana dapat dikelola sendiri. Ini berdasarkan dari kenyataan bahwa manusia di
bidang pekerjaan yang samasering memiliki sifat yang mirip,ketertarikan dan
kebiasaan dalam melakukan sesuatu. Holland (1973) menggambarkan 6 dari jenis
kepribadian bersama dengan lingkungan kerja mereka yang baik. Setelah
mencocokan sejumlah kegiatan,ketertarikan dan perkiraan kemampuan anda sendiri,
kalian menjumblahkan item untuk menemukan 3 jenis kepribadian yang paling
menyerupai.kemudian pada pekerjaan yang terpisah penemu buklet, kalian
mencocokan berbagai jenis kepribadian digabungkan dengan beberapa pekerjaan
yang cocok. O’connel dan Sedlacek (1972) sudah menemukan Self-Directed search
lebih handal dan sedikit membantu untuk perencanaan ketertarikan jurusan.
Bagaimana
menggunakan waktu luang secara positif
Memanfaatkan waktu luang dengan positiv sangat banyak caranya seperti kita berkarya seperti membuat kerajinan seni atau bermusik ,kita juga dapat mengisi waktu luang kita dengan hal positiv seperti beribadah bahakan kita bisa berfikir untuk membuka usaha walaupun kecil-kecilan di waktu luang kita kadang manusia terlalu sering mengisi waktu luangnya hanya dalam sebuah pemikiran dangkal seperti melakukan kesenangan sesaat yang nantinya justru dapat merugikan dalam jangka waktu yang panjang..
Resensi:
http://m.merdeka.com/gaya/cara-jitu-tingkatkan-gairah-kerja.html
http://anyoo.blogspot.com/2011/05/nilai-pekerjaan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar